Panduan membuat susunan acara untuk wedding


Susunan isi acara untuk resepsi pernikahan


Inilah Rundown acara lamaran yang biasa orang gunakan dari awal sampai akhir
Rundown acara wedding dari awal sampai akhir – Coba mengupas apa itu rundown? Tak sedikit orang yang tidak paham mengenai ap aitu rundown. Bagi anda yang tidak tahu apa itu rundown saya coba jelaskan di bawah.

Rundown merupakan suatu susunan acara atau penataan planning yang biasa di terapkan dalam sebuah acara. Jadi ketika anda bertanya “Pentingkah rundown untuk sebuah acara wedding atau pernikahan?” Tentu saya jawab SANGAT PENTING SEKALI. Kenapa demikian? Agar acara pernikahan anda atau wedding anda berjalan sesuai apa yang anda inginkan.

Tentunya pernikahan merupakan suatu moment Bahagia yang datang satu kali untuk seumur hidup. berbagai persiapan resepsi harus disiapkan dan dipikirkan jauh jauh hari, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama untuk rundown dari acara wedding anda.

Inilah beberapa rundown atau susunan acara wedding dari awal sampai akhir yang biasa orang gunakan dalam sebuah pernikahan. Coba simak dengan teliti

1. Kehadiran keluarga mempelai pria
Prosesi lamaran diawali kala keluarga mempelai laki- laki datang di rumah mempelai perempuan. Setelah itu, pihak mempelai perempuan hendak menyongsong dan mempersilakan keluarga mempelai laki- laki buat masuk ke dalam rumah ataupun venue lain di mana kegiatan dilangsungkan.
Tidak hanya keluarga inti, calon mempelai laki – laki biasanya didampingi oleh rombongan keluarga besarnya. Umumnya, pihak keluarga laki – laki membawa sebagian barang hantaran ataupun seserahan buat melamar si mempelai perempuan.

2. Pembukaan kegiatan lamaran
Sehabis kedua belah keluarga berada di dalam rumah, prosesi lamaran dibuka dengan kata sambutan oleh pembawa kegiatan. Si pembawa kegiatan ataupun MC mengantarkan perkataan selamat tiba dan terima kasih atas kedatangan segala pihak dengan diiringi oleh doa.
MC hendak menarangkan urutan kegiatan lamaran secara pendek. Umumnya, diselipkan pula sedikit nasihat dan cerita pendek tentang kedua calon mempelai yang hendak menikah. Setelah itu, dia juga menanyakan iktikad kehadiran keluarga laki- laki ke kediaman keluarga perempuan.

3. Pengutaraan iktikad keluarga pria
Merambah inti kegiatan lamaran itu sendiri, perwakilan dari keluarga mempelai laki- laki mengutarakan iktikad kehadiran mereka, ialah buat melamar si mempelai perempuan. Setelah itu, dia hendak menanyakan kesediaan si mempelai perempuan buat menikahi mempelai laki- laki.

4. Penyampaian jawaban oleh keluarga mempelai wanita
Prosesi lamaran dilanjutkan dengan jawaban dari perwakilan keluarga perempuan. Apabila lamaran tersebut diterima, pihak keluarga perempuan hendak membagikan jawaban yang menyongsong baik rencana perkawinan antara kedua mempelai.

5. Pemberian seserahan kepada keluarga wanita
Sehabis menerima jawaban tersebut, bunda mempelai laki- laki membagikan seserahan ataupun peningset kepada bunda mempelai perempuan. Seserahan tersebut mempunyai arti simbolis bagaikan ciri intensitas pihak keluarga laki- laki dalam meminang mempelai perempuan. Cocok konvensi antara kedua keluarga, seserahan tersebut umumnya diiringi oleh rangkaian hantaran yang lain yang berisi santapan serta kebutuhan tiap hari si mempelai perempuan.

6. Pemberian perhiasan secara simbolis dan bermatabat
Apabila hendak dicoba prosesi ubah cincin tunangan, inilah dikala buat melangsungkannya. Biasanya, bunda si mempelai perempuan hendak memasangkan cincin kepada mempelai laki- laki serta begitu pula kebalikannya, bunda si laki- laki memasangkan cincin kepada mempelai perempuan.
Tetapi, tradisi ini tidaklah keharusan dalam suatu kegiatan lamaran. Terkadang, pendamping cuma melaksanakan ubah cincin kawin dikala upacara perkawinan. Bergantung dari adat yang diseleksi dan konvensi antara kedua belah pihak, cincin tunangan bisa digantikan oleh perhiasan ataupun barang lain yang bertabiat simbolik, semacam kalung, gelang, ataupun apalagi kain tradisional.

7. Perkenalan keluarga
Sehabis itu, kegiatan lamaran dilanjutkan dengan tahap perkenalan buat mempererat ikatan antara 2 keluarga. Pihak mempelai laki- laki menghadirkan tiap anggota keluarga yang muncul, diiringi dengan perkenalan pihak mempelai perempuan. Umumnya, tahap perkenalan keluarga bertabiat lebih informal, diiringi dengan canda tawa bagaikan wujud ice- breaking.

8. Penutupan kegiatan lamaran
Berikutnya, prosesi lamaran ditutup dengan doa pendek supaya segala perencanaan perkawinan bisa berjalan dengan mudah. Gambar bersama segala keluarga pula dicoba saat sebelum pihak mempelai perempuan mempersilakan para tamu buat menyantap hidangan yang ada.

9. Kegiatan makan bersama
Bagaikan bentuk perayaan hendak berakhirnya proses lamaran, kedua keluarga menikmati santapan siang ataupun malam bersama. Kegiatan makan- makan ini pula jadi peluang untuk para tamu buat silih memahami serta mengobrol dengan lebih santai.

10. Pemberian seserahan kepada keluarga mempelai pria
Selepas kegiatan makan bersama, pihak keluarga mempelai laki- laki bersiap- siap buat meninggalkan rumah mempelai perempuan. Cocok konvensi tadinya, keluarga perempuan membagikan seserahan balasan yang pula berisi santapan ataupun kebutuhan tiap hari buat si mempelai laki- laki.

Nah itulah beberapa isi susunan acara atau rundown dalam melamar sang kekasih. Adapun anda untuk menyewa sebuah MC atau pembawa acara. Anda bisa menyewa jasa dari saya yaitu Haza Wedding. Di utamakan dari daerah medan dan sekitarnya.
MC dalam Haza Wedding tak sembarangan MC. Haza Wedding telah menyiapkan MC professional dan handal dalam bidangnya. Jadi anda tak perlu khawatir dalam kelancaran acara anda. Untuk masalah harga, kami memberikan sepenuhnya harga yang terbaik dan terbilang murah di bandingkan dengan yang lain. Ada juga konsultasi atau pertanyaan mengenai wedding, lamaran pernikahan bisa menghubungi kontak di nomer ini (081397703676).
Sekian dari Haza Wedding terima kasih.

Atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel